Makanan tinggi serat
dan protein membantu Anda kenyang lebih lama
Cuba salah satu dari makan super mengenyangkan di bawah ini
untuk menjaga nafsu makan Anda tetap terkendali.
1. Kedelai
Penelitian medis terbaru menemukan bahwa protein kedelai
bisa membuat kita merasa kenyang lebih lama karena kandungan serat dan
proteinnya yang tinggi. Konsumsi kedelai juga bisa mencegah Anda ngemil makanan
tak sehat di sela-sela waktu makan, juga mencegah Anda merasa lapar larut
malam.
Tak hanya itu, protein kedelai juga rendah lemak, rendah
karbohidrat, dan memiliki indeks glikemik yang rendah, sehingga tidak akan
menyebabkan kenaikan gula darah yang cepat setelah makan. Ini mencegah sekresi
insulin berlebihan. Kadar gula darah dan insulin yang stabil akan mengurangi
rasa lapar Anda, dan mengurangi jumlah kalori yang disimpan sebagai lemak di
tubuh.
2. Epal
Setiap apel berukuran sedang memiliki 4,4 gram serat. Kunyah
sebuah apel segar sekitar setengah jam sebelum makan — serat dan air dalam
kandungan apel akan mengisi perut Anda sehingga jatah porsi makan siang Anda
akan lebih sedikit.
3. Alpukat
Makan setengah alpukat saat makan siang membantu Anda merasa
kenyang lebih lama hingga menjelang petang, menurut sebuah penelitian terbitan
Nutrition Journal, dikutip dari Health.com.
Alpukat tidak hanya mengandung dosis tinggi dari lemak tak
jenuh tunggal, tetapi juga diperkaya oleh seporsi besar serat yang baik untuk
tubuh. Satu buah alpukat berukuran sedang memiliki 13,5 gram nutrisi
mengenyangkan.
Hanya ingat, meskipun alpukat bergizi tinggi, buah hijau
creamy ini juga mengandung kalori yang tidak main-main jumlahnya (sekitar 140
kalori per buah ukuran sedang) — camil hanya setengah buah saja setiap kalinya.
4. Salmon
Salmon merupakan pilihan lauk tinggi protein yang sering
dinomor sekiankan. Padahal, salmon adalah sumber omega-3 yang baik, sebagai
sarana menurunkan berat badan dengan meningkatkan sensitivitas glukosa,
mengurangi resistensi insulin, mengurangi peradangan, dan mempercepat proses
oksidasi lemak.
Tingkatkan manfaat kesehatan dari salmon menjadi dua kali
lipat dengan mengombinasikan ikan air tawar ini dengan sayuran panggang/tumis
sebagai lauk pendampingnya, seperti artichoke, bayam, atau brokoli, yang
kesemuanya memberikan Anda setidaknya 5 gram serat per porsi.
5. Telur
Sebuah studi terbaru dari Biomedical Research Center di
Baton Rouge, LA, menemukan bahwa orang yang makan telur saat sarapan memiliki
tingkat ghrelin (hormon nafsu makan yang memerintahkan otak untuk makan) yang
lebih rendah, dan tingkat PPY (hormon yang bikin kenyang) yang lebih tinggi.
Telur adalah kombinasi yang tepat dan sehat dari protein dan
lemak, jadi mereka akan lebih mengenyangkan daripada makanan sarapan lainnya.
Dan, jangan khawatir pula tentang kandungan kolesterol dari telur. Terlepas
dari kuning telur yang tinggi kadar kolesterolnya, telur bukanlah tersangka
utama dalam meningkatkan kolesterol darah. Jika Anda masih khawatir, coba putih
telur cair — yang juga mengandung protein dan dapat menunda lapar.
6. Sayuran non-pati
Sayuran yang berserat tinggi dan kaya kandungan air, seperti
mentimun, bayam, brokoli, wortel, zucchini, seledri, kubis, kale, dan brussel
sprouts sangat rendah kalori namun tinggi kandungan antioksidan.
Brokoli dan brussel sprouts, bagian dari keluarga sayuran
cruciferous, dikemas penuh nutrisi dan memiliki properti anti-kanker. Secangkir
brokoli rebus memiliki 5,1 gram serat, sementara brussel sprout mengandung 4,1
gram serat. Serat menambahkan massa untuk makanan Anda, yang memberi Anda
kepuasan untuk terus mengunyah, ditambah perasaan perut kenyang lebih lama.
Jika Anda bukan tipe orang yang suka lalapan sayuran mentah,
masukkan sayur-sayuran ini ke dalam sandwich, sup, atau omelet Anda.
7. Sup kaldu bening
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kombinasi memuaskan
antara cairan dan zat padat dari sup kaldu hangat dapat menekan nafsu makan
Anda — kaya akan serat dari sayuran dan protein non-lemak dari kaldu daging
(ayam/daging merah/seafood), dan cairan hangat memakan banyak ruang di perut
Anda — dengan lebih sedikit asupan kalori.
Menurut penelitian terbaru dari Pennsylvania State
University, wanita yang mengonsumsi semangkuk porsi nasi dan sup ayam hangat
rendah kalori sebagai sarapan pagi makan 100 kalori lebih sedikit saat makan
siang daripada wanita yang memulai hari dengan nasi dan sepotong ayam panggang.
Tertarik untuk coba sup ayam sebagai menu sarapan? Boleh
saja, asal pastikan Anda pilih sup kaldu bening, bukan jenis krim kental yang
bisa menjadi sumber lemak dan kalori tinggi.

Comments
Post a Comment